Diseminasi Hasil Penelitian Kota Padangsidimpuan

Diseminasi Hasil Penelitian Kota Padangsidimpuan: 

Catatan Kecil buah dari penelitian

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan mengikuti kegiatan diseminasi hasil-hasil penelitian dosen yang digelar oleh Pemerintah kota Padangsidimpuan. Penelitian merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ke dua, dimana seorang dosen dituntut untuk melakukannya dalam rangka pengembangan keilmuan yang dimiliki, serta dalam rangka mengejawantahkan ilmu yang dimilikinya untuk ikut dinikmati oleh khalayak ramai. Dalam rangka melakukan publikasi hasil penelitian kepada masyarakat, khususnya kepada Pemerintah sebagai pemangku kebijakan, maka hasil penelitian perlu disebarluaskan kepada mereka. Salah satu hasil penelitian dosen IAIN Padangsidimpuan tahun 2019 mendapatkan kesempatan untuk di diseminasi pada kegiatan “Diseminasi Hasil-hasil Penelitian” oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan (BAPLITBANGDA) pada tanggal 21 Oktober 2020 di aula BKPSDM, Komplek Perkantoran Pijorkoling, Padangsidimpuan Tenggara. 

Foto Para peneliti bersama Walikota Padangsidimpuan, Balipbangda, dan Dewan Pendidikan

Peneliti yang mendapatkan kesempatan tahun ini adalah Mhd. Syukri Pulungan, M.Psi. (baju batik di depan) dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan dengan judul penelitian “Upaya Penanganan Kekerasan pada Anak (Studi Kasus Kantor P2TP2A Wilayah Tabagsel). Pada kegiatan ini peneliti juga menyerahkan 5 (lima) eks buku yang dihasilkan dari penelitian yang telah dilakukan kepada Walikota Padangsidimpuan. 

“Terima kasih atas buku yang diberikan, buku ini akan saya bagikan ke Wakil Walikota, dan sebagiannya lagi Saya serahkan ke Perpustakaan Kota Padangsidimpuan. Semoga buku ini dan hasil penelitiannya bisa dimanfaatkan sebagai acuan dalam mengambil kebijakan dalam hal penanggulangan kekerasan terhadap anak di kota Padangsidimpuan” tegas Walikota. Dengan bangga pihak BALITBANGDA menyampaikan rasa terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan peneliti, beliau menyampaikan rasa terima kasih karena para peneliti yang berasal dari lembaga penelitian kampus, yang telah memberikan sumbangsih pemikirannya berupa hasil penelitian, tidak mendapatkan imbalan apapun dari pemerintah, namun bersedia memberikan ide dan pemikirannya, sambil bercanda beliau berkata “kami hanya bisa memberikan transport buat semua peneliti”. Bagi peneliti, diberi kesempatan menyampaikan hasil penelitian di depan masyarakat, yakni OPD, merupakan sebuah penghargaan yang tidak ternilai. 

Harapan walikota kepada semua OPD yang berhadir, juga kepada peneliti dan lembaga penelitian baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta hendaknya sinergitas ini tetap terjalin. Beliau berharap kerjasama yang telah dibangun hendaknya bisa dipertajam, hasil-hasil penelitian yang ada dapat diselaraskan dan diaplikasikan dalam program kerja. 

Foto penyerahan buku oleh peneliti, sekretaris LPPM, dan Kapuslit

Dalam melakukan diseminasi hasil penelitian tersebut, peneliti didampingi oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Ali Amran, M.Si., Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, Eka Sustri Harida, M.Pd., serta Kepala Pusat Gender dan Anak. Dr. Erna Ikawati, M.Pd. yang langsung menemani peneliti dalam menyerahkan buku hasil penelitian tersebut. 

Peserta yang berasal dari OPD se-Kota Padangsidimpuan terlihat antusias dalam mendengarkan pemaparan para peneliti, baik dari IAIN Padangsidimpuan, IPTS, UMTS, juga UGN. Mereka sangat mengapresiasi hasil penelitian yang telah dipaparkan, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, termasuk saran untuk penelitian lanjutan. Peneliti diharapkan menjadi tempat bertanya apabila hasil penelitian nantinya diaplikasikan dalam kegiatan nyata oleh masing-masing OPD kepada masyarakat. 

Kegiatan ini tentunya membawa dampak positif bagi publikasi hasil penelitian dosen di IAIN Padangsidimpuan, apalagi peneliti menyerahkan langsung outcome hasil penelitian yang telah dibukukan kepada walikota Padangsidimpuan, dengan demikian saran dan masukan dari peneliti terhadap penanganan kekerasan anak di kota Padangsidimpuan akan mendapat tanggapan langsung dari pemerintah. “Semoga tahun mendatang bukan saja hasil penelitian yang didiseminasikan oleh pihak Pemerintah Kota, tetapi juga pelaksanaan penelitian untuk pemecahan masalah-masalah strategis di Kota Padangsidimpuan dapat dilakukan melalui kerjasama penelitian dengan lembaga penelitian, khususnya IAIN Padangsidimpuan, sehingga menghasilkan ide, saran, masukan, dan solusi bagi pemerintah dalam mencari solusi terhadap permasalahan yang ada. Diharapkan akan hadir hasil-hasil penelitian lainnya dari IAIN Padangsidimpuan yang bisa mendukung program kerja pemerintah. IAIN Padangsidimpuan siap bersinergi dengan pemerintah,” ujar Kapuslit. 

Penelitian dosen di IAIN Padangsidimpuan telah mendapatkan dua kali kesempatan 2 tahun berturut-turut dalam mempublikasikan hasil yang telah diperoleh melalui penelitian. Pada tahun 2019, peneliti yang diajak bekerjasama untuk mempublikasikan hasil penelitiannya adalah Ali Hardana, M.Si. dan Nofinawati, M.A. kedua peneliti ini berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Hal ini tentu menjadi jembatan bagi para dosen di IAIN Padangsidimpuan untuk selalu melakukan pembaharuan dan pengembangan keilmuan sehingga bisa bermanfaat bukan saja buat peneliti sendiri, namun juga bagi institusi, juga masyarakat luas. “LPPM sebagai lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berharap agar kerjasama yang lebih intens dapat dilakukan antara Pemerintah kota dengan pihak perguruan Tingggi, khususnya IAIN Padangsidimpuan dalam rangka memecahkan permasalahan yang ada di Kota Padangsidimpuan”, tambah Dr. H. Zul Anwar Ajim Harahap, M.A (Ketua LPPM IAIN Padangsidimpuan). 

Semoga IAIN Padangsidimpuan dapat terus berkiprah dalam memajukan ummat, menyebar kebaikan dan ilmu pengetahuan melalui penelitian, dan menjadi bank dakwah bagi kemajuan Islam. LPPM IAIN Padangsidimpuan, melalui penelitian mencoba mengibarkan paradigm keilmuan teoantropoekosentris, yakni keilmuan yang berpusat pada integrasi keilmuan antara Sang Pencipta, manusia, dan alam. Secara bahasa, teoantropoekosentris dapat diartikan sebagai yang berpusat pada kesepduan Tuhan, manusia, dan lingkungan atau alam https://sumut.antaranews.com/berita/255684/iain-padangsidimpuan-gelar-konferensi-humanistic-tauhid-internasional. Dalam tingkatan ontology, paradigm keilmuan ini adalah hubungan antara ayat qauliyah, ayat nafiah, dan ayat kauniyah yang bersifat integrative, sementara dalam kerangka epistemologis, hubungan  ketiganya bersifat integrative, interkonektif, dan komplementatif https://anhar.dosen.iain-padangsidimpuan.ac.id/2020/10/integrasi-ilmu-menafsir-paradigma.html

Akhir kata, semoga kegiatan penelitian di IAIN Padangsidimpuan semakin berkualitas, sehingga dapat menghasilkan karya ilmiah yang semakin berbobot dalam rangka mendukung cita-cita IAIN Padangsidimpuan menjadi Perguruan Tinggi berskala internasional dengan paradigm keilmuan tersebut. 

 

Catatan Kapuslit LPPM IAIN Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, 21 Oktober 2020.